Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan

clear drinking glass on gray surface

— Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan klorida pada air minum —

Kandungan zat kimia khususnya Klorida pada air minum memiliki risiko yang tidak aman bagi populasi masyarakat di wilayah X terhadap efek non kanker. Namun, konsumsi air minum masih dapat dilakukan oleh populasi berisiko dengan jumlah 1.2 L/hari. Dengan sedikitnya jumlah air minum yang dapat dikonsumsi, sebaiknya masyarakat memiliki sumber air minum lain, atau melakukan pengolahan air dengan cara deklorinasi/ reverse osmosis. Batas aman konsumsi klorida pada air minum masyarakat setempat yaitu 2.533 mg/L, dengan nilai aman baku mutu Klorida setempat yaitu 2.85 mg/L.

untuk dapat menulis 3 kalimat diatas, butuh analisis (analisis risiko kesehatan lingkungan) 10 halaman word dan 73 tab di excel. hikmahnya adalah untuk menghasilkan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya lingkungan terutama disini kimia pada air minum tidak bisa sembarangan, jangan hanya mengatakan bahwa sesuatu berbahaya. tetapi katakan berapa batas aman menggunakan, dan bagaimana seharusnya yang dilakukan agar masyarakat dapat memutuskan yang terbaik untuk dirinya. karena efek kesehatan suatu zat dapat berbeda pada masing-masing individu (dapat tergantung karena berat badan individu, intake, dosis, frekuensi dan durasi suatu zat).

referensi : MK Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan

Ini hanya cuplikasi kesimpulan dari tugas mata kuliah ARKL yang sangat menyenangkan, dulu kala πŸ˜‰. Pernah dipublished dwattanabe.wordpress.com dengan judul ” Kandungan zat…” 06.05.13

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*